Mengenal Borobudur Peninggalan Leluhur, Sekarang Warisan Dunia

Dengan kemegahan arsitektur, penguasaan teknis, dan juga dari besar bangunannya, Borobudur selalu membangkitkan kekaguman dan keagungan.
Sebagai Situs Warisan Dunia, Borobudur dikenal dan dikagumi baik di Indonesia maupun di seluruh dunia.

Lanskap yang menakjubkan

Borobudur dibangun ditengah-tengah pulau Jawa, di Dataran Kedu, yang juga dikenal sebagai 'Kebun Pulau Jawa' karena kesuburannya. Bentuk datarannya seperti mangkuk yang dikelilingi oleh pegunungan di hampir semua sisi, diapit oleh dua pasang gunung kembar dengan ketinggian rata-rata 3.000 meter. Dua gunung di sebelah barat laut adalah gunung berapi Sindoro dan Sumbing yang sudah tidak aktif, dan di sebelah timur laut adalah gunung Merbabu yang tidak aktif dan gunung Merapi yang sangat aktif.

Dataran yang bergelombang ini dilintasi oleh dua sungai utama di daerah itu, sungai Progo dan Elo, yang mengalir hampir sejajar satu sama lain dari utara ke selatan sampai mereka bertemu pada suatu titik tidak jauh dari Borobudur.

Lanskap yang mengelilingi daerah yang sangat mudah dicapai ini benar-benar datar, tetapi beberapa kilometer ke arah barat tampak jajaran bukit Menoreh dengan deretan tiga bukit yang mengecil membentang dari barat laut ke tenggara. Bukit tengah setinggi sekitar 15 meter itulah yang dipilih sebagai lahan untuk membangun Borobudur.